![]() |
| Pic : @gunung_luhur |
Indonesia merupakan negara kaya dengan sumber daya alam yang melimpah, tidak terkecuali objek wisata khususnya dataran tinggi yang ada di indonesia. Dataran tinggi merupakan sebutan bagi dataran yang mempunyai ketinggian lebih dari 700 meter di atas permukaan laut. Dataran tinggi ini dapat terbentuk sebagai hasil dari proses erosi dan juga proses sedimentasi. Selain itu dataran tinggi juga dapat terbentuk oleh bekas kaldera yang luas dan tertimbun dari material-material dari lereng gunung yang ada di sekitarnya.
Dilansir dari ilmugeografi.com ada sekitar 40 dataran tinggi yang tersebar dari berbagai penjuru Indonesia. itu yang masih belum direvisi yah!!! Masih banyak dataran tinggi yang ada di Indonesia yang belum ditemukan. Contohnya saja objek wisata yang ada di Lebak Banten tepatnya di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Yaitu Gunung Luhur yang pada menjelang akhir tahun 2019 menjadi viral!!
Menurut Kepala Desa Citorek Kidul, Bapak Narta atau yang biasa disapa Jaro Atok, awal mulanya terdapat pembangunan jalan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) oleh perusahaan Semindo. Pembangunan jalannya dari Cikumpay Bayah sampai tembus Cigude.
Saat itu 8 bulan lalu, banyak anak-anak SMA yang datang untuk melihat pengerjaan pembangunan jalannya. Mereka sekalian belajar soal alat-alat berat, tuturnya.
selain itu, dengan adanya jalanan ini maka ada semacam tanah lapang maka memudahkan melihat lautan awan di atas Kampung Ciusul, namanya anak-anak SMA, pasti suka memotret pakai ponsel dan mempostingnya di media sosial. Barulah, pelan-pelan nama Gunung Luhur mulai terdengar.
Tak lama kemudian, keindahan panorama pun menyebar ke berbagai media sosial hingga menjadi viral yang membuat banyak orang penasaran dan berdatangan.
Tidak tanggung-tanggung, daya tarik keindahan pemandangan hamparan awan tersebut telah membuat orang menjadi tertarik ingin mengunjunginya, terlihat pada saat itu hari sabtu (21/9/19), pengunjung membeludak hingga menyebabkan kemacetan sepanjang 7 kilometer. Dan akhirnya hingga kini sudah menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Lebak Banten.
Dengan semakin meningkatnya pengunjung dan sudah menjadi salah satu tujuan untuk berlibur akses jalan pun mulai dibangun. Hal tersebut dilakukan guna memudahkan para wisatawan yang ingin mengunjungi Gunung Luhur.
Selain adanya wisata baru gunung luhur, Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, pengerjaan jalan Gunung Luhur itu merupakan bagian dari pembangunan jalan ruas Citorek-Warung Banten.
Belum terlalu panjang kisah fenomena Negeri di atas awan Gunung Luhur yang terjadi hingg akhirnya kini menjadi tujuan wisata.
Adapun fakta-fakta yang menarik, yang mesti kita ketahui, agar ketika kita berkunjung kesana sudah mendapatkan informasi.
Berikut yang dapat kami rangkum fakta-fakta seputar Gunung Luhur ;
1. Medan yang berbukit
Yang mesti kita tahu, untuk keselamatan dan keamanan. Medan di sekitar Gunung Luhur
Sebagian besar berbukit. Titik tertinggi disekitarnya adalah Gunung Sanggabuana, 1.920 meter di atas permukaan laut (mpdl), dan 13,3 Km di sebelah timur Gunung Luhur.
2. Iklim
Iklim di gunung luhur hutan hujan tropis berlaku di daerah itu, suhu rata-rata tahunan dissana yakni 22 derajat celcius.
Bulan terhangat adalah Oktober yakni dengan suhu rata-rata adalah 23 derajat celcius, dan yang terdingin adalah Januari dengan suhu 21 derajat celcius.
3. Puncak Gunung Luhur
Puncak Gunung Luhur yakni 1.037 meter di atas permukaan laut (mdpl), lokasinya di Kabupaten Lebak Provinsi Banten, atau 80 km barat daya ibu kota Jakarta.
4. Pemandangan Samudera Awan tidak Selalu Ada
Pemandangan samudera awan di Gunung Luhur ini menjadi daya tarik tersendiri. Pemandangan itu bisa didapatkan di pagi hari sekitar 05.00 WIB hingga 07.00 WIB.
Karena itu pengunjung disarankan bermalam dipuncak.
5. Akses Jalan
untuk akses jalan, seperti yang sudah ditulis di atas, karena ada perbaikan jalan oleh pemerintah. Gunung Luhur punya akses jalanyang lebar dan bisa dicapai dengan menggunakan mobil sampai ke puncak.
Untuk menuju ke wisata alam ini dari kota Rangkasbitung membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam dengan jarak tempuh 78 km. dari Rangkasbitung mengarah ke Cipanas-Lebak Gedong-Citorek hingga Gunung Luhur. Dari Rangkasbitung jalur Kec.Muncang-Sobang-Citorek hingga ke Gunung Luhur.
6. Tarif Masuk dan Biaya Lainnya
Karena sudah dikelola secara profesional, untuk memasuki kawasan puncak Gunung Luhur pengunjung dikenakan tarif Rp.5000.00, bagi yang mau menginap di puncak dapat membawa tenda dan membayar biaya sewa lahan Rp.30.000.00, jika tidak membawa tenda pengunjung bisa menyewa tenda dengan biaya Rp.100.000.00 untuk empat orang.
Itulah informasi mengenai Negeri Diatas Awan Gunung Luhur. Semoga Bermanfaat, tetap selalu utamakan keselamatan, keamanan dan kesehatan.
Artkl : Dari berbagai sumber
Penulis : A Hapipi

0 Comments